Ziarek Wilayah II ke Gua Maria Sawer Rahmat, Cisantana

Pada Senin (01/05) yang lalu, umat Wilayah II Paroki St. Joannes Baptista Parung mengadakan ziarek ke Gua Maria Sawer Rahmat, Cisantana, Kuningan, Jawa Barat. Perjalanan ziarek ini untuk menyambut bulan Mei yang merupakan Bulan Maria, sekaligus dalam rangka meningkatkan rasa kebersamaan, keakraban, dan persaudaraan antara umat lingkungan di Wilayah II yang mencakup empat lingkungan, yakni Lingkungan St. Stefanus, St. Markus, St. Benediktus, dan St. Lukas.

[Baca juga: Tumpeng Sawut Singkong Ala Lingkungan St. Markus ]

Kegiatan ini diikuti oleh 116 peserta, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga opa dan oma. Semangat dan antusias dari para peserta dalam mengikuti ziarek ini cukup tinggi. Salah satu buktinya adalah kehadiran mereka di titik kumpul keberangkatan yang tepat waktu. Pukul 03.00 WIB, semua sudah berkumpul di halaman gereja Tulang Kuning dan sebagian di gerbang Perumahan Griya Indah Prumpung Gunung Sindur. Kedua tempat ini merupakan titik kumpul menuju lokasi ziarek di Kuningan Jawa Barat.  Tepat pukul 04.05 WIB, bus berangkat dan tiba di Kuningan pukul 09.15 WIB. Perjalanan lancar dan aman didukung oleh kondisi cuaca yang sangat bersahabat.

Setelah tiba di lokasi ziarek, kami langsung melaksanakan kegiatan jalan salib. Sebelum memulai jalan salib, kami melakukan doa pribadi, memasang lilin, dan foto bersama di Taman Getsemani. Doa jalan salib diikuti oleh seluruh peserta dalam suasana yang penuh hikmat dan tenang. Tema  jalan salib masih berhubungan dengan ekologi/ lingkungan hidup sesuai tema APP kita tahun ini.

Kondisi alam Gua Maria yang sejuk  membuat suasana hati sungguh bersyukur dapat diberi kesempatan untuk berdoa dengan khusuk. Rasa lelah pun hilang, walaupun untuk mencapai lokasi Gua Maria kami harus menaiki anak- anak tangga yang cukup terjal dan lumayan jauh.

Seusai jalan salib, peserta ziarek diberi kesempatan untuk berdoa pribadi di Gua Maria, mengambil air suci, berfoto, dan beristirahat sejenak sambil menghirup udara pegunungan Ciremai yang segar dan dingin. Beberapa saat kemudian kami turun kembali menuju tempat penjualan oleh-oleh yang berada tidak jauh dari lokasi parkiran kendaraan.

Kira-kira pukul 13.00 WIB, kami kembali ke bus dan bergegas menuju rumah kediaman kakak dari Romo Tarno yang berada tidak jauh dari gereja Paroki Cisantana. Di sana santapan makan siang sudah disediakan.  Susana kekeluargaan begitu kental bisa kami rasakan saat makan siang berlangsung didukung dengan hawa udara pegunungan yang sejuk. Pemandangan alam sekitar berupa gunung, sawah, kebun dengan berbagai tanaman mengingatkan kami akan alam ciptaan Tuhan yang lain di daerah kami masing-masing. Sungguh sebuah kesempatan yang membahagiakan.

[Baca juga: Perayaan Natal Wilayah II ]

Hari yang indah tersebut kami akhiri dengan perjalanan kembali ke Parung pada sore harinya, dengan harapan akan terciptanya kesegaran dan keakraban baru yang lebih mantap, erat, dan indah di masa mendatang. Tuhan memberkati.* (Febi/ Lingk. St. Markus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*