Workshop OMK St. Joannes Baptista dan GoPro: Berkarya di Masa Muda

Dok. Panitia Workshop GoPro
Dok. Panitia Workshop GoPro

Minggu pagi (08/07) pada pukul 10.00 WIB, sebanyak 22 orang OMK Paroki St. Joannes Baptista Parung memenuhi ruangan kapel untuk mengikuti workshop yang diadakan OMK bekerja sama dengan PT Sinar Eka Selaras selaku importir dan distributor GoPro di Indonesia. Acara diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Rama, OMK dari Lingkungan St. Maria de Fatima. Kemudian Benedictus Wijiadi atau yang lebih akrab dipanggil Mas BJ memulai workshop dengan memaparkan pentingnya memberanikan diri untuk memulai berkarya di usia muda. Mas BJ ini merupakan seorang trainer GoPro yang juga umat dari Lingkungan St. Maria de Fatima. Seringkali orang muda merasa ragu untuk memulai berkarya dengan alasan takut hasil karyanya jelek dan tidak dihargai. Menurut Mas BJ, suatu hal yang wajar apabila karya perdana seseorang masih kurang baik, karena orang tersebut masih dalam tahap belajar. Yang perlu dilakukan adalah terus berkarya dan belajar

Dok. Panitia Workshop GoPro
Dok. Panitia Workshop GoPro

mengembangkan keahlian sehingga karya yang dihasilkan akan menjadi lebih baik.

Setelah menampilkan video tentang kamera GoPro, Mas BJ mulai menjelaskan lebih lanjut tentang fitur yang terdapat di kamera GoPro dengan menggunakan produk yang terpajang di atas meja. Produk yang dibawa dan dipaparkan antara lain adalah GoPro HERO 6 yang merupakan kamera action berukuran kecil namun berkemampuan besar dalam merekam video atau pun mengambil gambar foto dengan resolusi sampai 4K. Mas BJ juga memperlihatkan GoPro Fusion yang merupakan kamera 360 yang dapat merekam atau mengambil gambar foto 360 derajat.

Untuk mendapatkan pengalaman yang lebih nyata dari produk ini, Mas BJ membagi peserta menjadi empat kelompok dan meminjamkan masing-masing dua kamera GoPro HERO 6 ke setiap kelompok. Para peserta dibimbing untuk mengoperasikan kamera mulai dari menyalakan, sampai ke mengatur resolusi, dan lain-lain. Selesai training singkat pengoperasian kamera, para peserta diminta mempraktikkan langsung ilmu yang baru didapatkan dengan membuat video pendek berdurasi kurang dari satu menit.

Para peserta yang telah dibagi menjadi empat kelompok tersebut mulai mengeksplorasi lingkungan sekitar gereja untuk membuat video. Beruntung sekali kita memiliki gereja dengan lahan yang luas dan beragam ekosistemnya. Ada kelompok yang memanfaatkan area empang untuk membuat video, sementara yang lain ada yang memanfaatkan area pastoran, dan lapangan parkir.  Para peserta diberi kebebasan untuk membuat video dengan memanfaatkan banyak fitur yang ditawarkan oleh kamera GoPro HERO 6. Mas BJ menyediakan hadiah berupa dua asesoris GoPro bernilai ratusan ribu rupiah bagi dua video terbaik. Para peserta diminta mengunggah video hasil karya mereka ke aplikasi Instagram dengan mention @goproid, @urbanrepublic, dan memberi tagar #experiencedifferent #goprosjb. Setelah istirahat makan siang, para peserta dipandu untuk mengedit video yang direkam dengan bantuan aplikasi QUIK.

Seluruh rangkaian acara Workshop berakhir pada pukul 13.00. Para peserta meskipun telah beraktivitas selama tiga jam, tidak tampak lelah dan tetap bersemangat. Semoga ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat bagi para OMK, dan dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri untuk mulai berkarya.* (Daniel Wirawan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*